Portal Puskesmas Kota Depok

UPTD Puskesmas Harjamukti
Puskesmas
  • Puskesmas Harjamukti
2020-02-29 16:10:17

Tindak Lanjut Kasus DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Harjamukti

  • Tindak Lanjut Kasus DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Harjamukti

    Memasuki musim penghujan di Indonesia serta dengan tingginya curah hujan di Kota Depok, Puskesmas Harjamukti melakukan upaya sosialisasi tentang bahaya dan pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di dalam dan luar Gedung. Selain itu, untuk menindaklanjuti  informasi ditemukannya kasus DBD di wilayah kerja puskesmas Harjamukti, petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling) puskesmas melaksanakan Penyelidikkan Epidemiologi (PE) kasus DBD, upaya sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M (Menguras, Menutup, Mendaur ulang barang  bekas) yang dinilai lebih efektif dibanding pengasapan (fogging). Penyelidikan epidemiologi sendiri bertujuan untuk mendapatkan gambaran terhadap suatu masalah kesehatan atau penyakit secara detail. Kegiatan Penyelidikkan  Epidemiologi (PE) inilah yang nantinya akan menjadi dasar dan tindak lanjut penanganan kasus DBD.

    Berdasarkan keterangan Petugas Kesehatan Lingkungan Puskesmas Harjamukti, A. Bari Wintoro, menyampaikan jika salah satu kesulitan yang ditemukan di lapangan adalah adanya hambatan komunikasi di masyarakat. "Karena hubungan antar tetangga yang satu dengan yang lainnya sudah cukup dekat, menyebabkan ada perasaan sungkan  untuk menegur satu sama lain terkait dengan pemusnahan keberadaan bak, tong yang berisi genangan air." ucap A. Bari. Selain itu, banyak ditemukan kebun kosong yang tidak terurus dimana pemiliknya bukan kepunyaan warga Kelurahan Harjamukti.  Ada juga warga yang memiliki usaha kolam yang menjadi sarang perkembangbiakkan jentik nyamuk.

    Fakta di lapangan adalah masyarakat sudah mengetahui terkait bahaya dan pencegahan penyakit DBD, namun hal tersebut tidak diimplementasikan dalam bentuk aksi nyata seperti melakukan aktivitas 3M. Hal ini terbukti dengan adanya pelaporan kasus di wilayah kerja Puskesmas Harjamukti, dimana terdapat 5 kasus yang terkonfirmasi DBD di Bulan Januari serta 11 kasus di bulan Februari (per 21 Februari 2020). Kasus DBD tersebut antara lain ditemukan di RW 02 dengan lokasi di RT 01 (1 kasus), RT 02 (2 kasus), RT 03 (4 kasus), dan RT 04 (2 kasus). Serta RW 03 sebanyak (7 kasus). Hal ini  tidak menutup kemungkinan ditambah dengan adanya kasus-kasus yang tidak terlaporkan.











       
Download File